Senin, 27 September 2021

Prednison obat apa dan dosisnya bagaimana?



Pemahaman prednison

Prednison adalah obat yang termasuk dalam kelompok hormon kortikosteroid. Prednison digunakan untuk mengobati beberapa masalah kesehatan, seperti radang sendi, gangguan darah, masalah pernapasan, alergi berat, penyakit kulit, TB paru atau tahap luar, masalah mata.


Deskripsi Predisone.

* Grup: obat keras

* Terapi Kelas: Hormon Kortikosteroid

* Konten: Prednisolone 5 mg

* Bentuk: Tablet

* Unit Penjualan: Strip; Botol

* Kemasan: strip @ 10 tablet; Botol @ 100 tablet

* Farmasi: Phapros; Bernofarm; IFARS; Errita pharma; Erela; Novapharin; Indofarma; Coronet Crown.

* Sirkulasi tradisi di Indonesia: Metasone, Lexacort, Trifacort, Flats, Eltazon, Pehacort, FLITES

* Harga: IDR 1.000 - IDR 7.000 / strip


Kegunaan Predisone.

Prednison digunakan untuk perawatan terapi gangguan darah, masalah pernapasan, alergi parah, penyakit kulit, masalah mata.


Dosis & Cara Menggunakan Prednisone

Penggunaan prednison harus didasarkan pada resep dokter. Aturan Penggunaan:


* Dewasa: Minum 1 hingga 4 tablet 5 mg per hari.

* Anak-anak: Minumlah 1 hingga 2 mg / kgBB per hari dalam 3 hingga 4 dosis terbagi.


Penyimpanan cara.

Simpan pada suhu antara derajat Celsius.


Efek Samping Prednison

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan prednison, yaitu:


* Peningkatan berat badan

* Kekuatan otot melemah dan terasa lelah atau lemah

* Menstruasi yang tidak teratur

* Nyeri perut atau gangguan pencernaan

* Rasakan mual

* Infeksi jamur

* Mudah merasa bingung

* Insomnia.


Kontraindikasi.

Hindari menggunakan prednison pada pasien yang memiliki indikasi:


* Tuberkulosis aktif

* Infeksi akut

* Infeksi jamur

* Herpes Eye Simplex

* Ulkus peptikum (peradangan lambung).


Interaksi obat

Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan prednison:


* Aldesleukin.

* Clozapine.

* Cobicistat.

* Dabrafenib.

* Daclatasavir.

* Itraconazole.

* Aripiprazole.

* Asparaginase.

* Bupropion.

* Carbamazepine.

* Ceritinib.


Kehamilan Kategori.

Badan Pengawas Pengawasan Amerika Serikat dan Pengawas Makanan (FDA) mengkategorikan prednison ke dalam kategori C:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embrioosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat ini diberikan hanya jika manfaat yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.


Perhatian untuk menyusui

Prednisolon telah ditemukan diserap ke ASI setelah pemberian untuk menyusui wanita. Tidak ada data yang tersedia tentang efek obat pada produksi ASI. Memberi obat dalam dosis tinggi pada wanita menyusui untuk waktu yang lama berpotensi menyebabkan masalah dengan bayi yang disusui termasuk pertumbuhan dan perkembangan dan mengganggu produksi kortikosteroid endogen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa itu eco farming.

Apa itu Eco farming? Eco farming adalah pupuk organik aktiv yang kaya mikroba positif yang mampu mengembalikan unsur tanah dan meningkatkan ...